Media Loose Part Terhadap Kemampuan Matorik Halus Anak
DOI:
https://doi.org/10.33475/mhjns.v7i2.964Keywords:
loose part, matorik halus, anak usia prasekolah, permainan edukatif, perkembangan anakAbstract
ABSTRAK
Perkembangan motorik halus merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia prasekolah, namun masih banyak anak yang memiliki kemampuan motorik halus yang belum berkembang secara optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui stimulasi menggunakan media permainan yang menarik, seperti loose part modifikasi yang dapat melatih koordinasi otot halus secara menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan media loose part modifikasi terhadap kemampuan motorik halus anak usia prasekolah (4–6 tahun) di TK Puspita Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pretest-posttest control group design dengan jumlah responden sebanyak 52 anak yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar anak pada kedua kelompok berada pada kategori belum berkembang (96,2%). Pada kelompok kontrol tidak terjadi perubahan signifikan (p=0,059), sedangkan pada kelompok intervensi terjadi peningkatan signifikan dengan seluruh responden (100%) mencapai kategori berkembang sangat baik (p=0,000). Dengan demikian, permainan media loose part modifikasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia prasekolah.
Kata Kunci: loose part, motorik halus, anak prasekolah




