Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Chronic Kidney Disease Yang Menjalani Hemodialisis

Authors

  • Vindy Dwi Novitasari

DOI:

https://doi.org/10.33475/mhjns.v7i2.946

Keywords:

Chronic Kidney Disease; Hemodialysis; Family Support; Anxiety; Quality of Life

Abstract

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) is a significant global health problem with increasing incidence and prevalence. Patients often experience feelings of confusion, worry, and uncertainty about their future. Poor communication between patients and family members can exacerbate anxiety. This anxiety is exacerbated by the lifelong nature and high cost of hemodialysis treatment. This study aims to identify the level of family support and anxiety among CKD patients undergoing hemodialysis, as well as to analyze the relationship between family support and anxiety levels in these patients. This study uses a non-experimental quantitative cross-sectional correlation design. The study population consisted of 170 CKD patients undergoing hemodialysis at Dr. Saiful Anwar Teuku Umar Regional General Hospital in East Java. A total of 63 patients were selected using purposive sampling. Data were collected using questionnaires to assess family support and anxiety levels. The Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) was used to measure anxiety. Data analysis involved descriptive statistics and Spearman's rank correlation for hypothesis testing. The findings showed that the majority of respondents (63.50%) received good family support. At the same time, most patients (60.30%) experienced mild anxiety. A significant inverse relationship was found between family support and anxiety levels.

Abstrak

Cronic Kidney Disease (CKD) merupakan masalah kesehatan global yang signifikan dengan insidensi dan prevalensi yang terus meningkat. Pasien sering mengalami perasaan kebingungan, kekhawatiran, dan ketidakpastian mengenai masa depan mereka. Komunikasi yang buruk antara pasien dan anggota keluarga dapat memperburuk kecemasan. Kecemasan ini semakin parah akibat sifat seumur hidup dan biaya tinggi yang terkait dengan pengobatan hemodialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat dukungan keluarga dan kecemasan di kalangan pasien CKD yang menjalani hemodialisis, serta menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan pada pasien tersebut. Penelitian ini menggunakan desain korelasi transversal kuantitatif non-eksperimental. Populasi penelitian terdiri dari 170 pasien CKD yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Saiful Anwar Teuku Umar di Jawa Timur. Sebanyak 63 pasien dipilih menggunakan sampling purposif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk menilai dukungan keluarga dan tingkat kecemasan. Skala Penilaian Kecemasan Hamilton (HARS) digunakan untuk mengukur kecemasan. Analisis data melibatkan statistik deskriptif dan korelasi peringkat Spearman untuk pengujian hipotesis. Temuan menunjukkan bahwa mayoritas responden (63,50%) menerima dukungan keluarga yang baik. Secara bersamaan, sebagian besar pasien (60,30%) mengalami kecemasan ringan. Hubungan terbalik yang signifikan ditemukan antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan (nilai p = 0,036), dengan koefisien korelasi -0,947. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga yang menurunkan tingkat kecemasan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Dukungan keluarga memainkan peran krusial dalam mengurangi kecemasan pada pasien yang menjalani hemodialisis. Studi ini menyimpulkan bahwa dukungan keluarga yang kuat dapat mengurangi tingkat kecemasan, menyoroti pentingnya keterlibatan keluarga dalam perawatan pasien

Downloads

Published

2026-07-17

How to Cite

Dwi Novitasari, V. (2026). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Chronic Kidney Disease Yang Menjalani Hemodialisis . Media Husada Journal Of Nursing Science, 7(2), 120-125. https://doi.org/10.33475/mhjns.v7i2.946

Issue

Section

Articles