PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PERAWAT TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRA KATETERISASI JANTUNG
DOI:
https://doi.org/10.33475/mhjns.v6i1.762Keywords:
Kateterisasi Jantung; Pendidikan Kesehatan; Tingkat KecemasanAbstract
Penyakit jantung adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah yang dapat dideteksi dengan tindakan kateterisasi jantung. Tindakan kateterisasi dapat menyebabkan timbulnya kecemasan pada pasien. Hal ini dikarenakan kurangnya atau keterbatasan informasi, pengetahuan, dan pemahaman masalah kateterisasi jantung. Maka untuk itu diperlukan pemberian pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap tingkat kecemasan pasien pra-kateterisasi jantung di Ruang Barito IPJvT RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur. Jenis penelitian adalah pra-eksperimen dengan one group pre test-post test desain. Populasi sebanyak 50 pasien dan sample 33 responden secara purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 6-19 Mei 2024. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesiner. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan sebelum dilakukan pendidikan kesehatan adalah cemas berat (3%), cemas sedang (21%) dan cemas ringan(18%). Sedangkan setelah dilakukan pendidikan kesehatan menjadi kecemasan ringan (42%) dan tidak ada kecemasan (58%). Uji statistik Paired T-test didapatkan p value sebesar 0,000 (< 0,05) . Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan prakateterisasi jantung terhadap tingkat kecemasan pasien. Disarankan untuk menekan tingkat kecemasan dengan pemberian pendidikan kesehatan pra-kateterisasi jantung dapat menggunakan media yang lebih menarik