HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN CKD YANG MENJALANI HEMODIALISIS
DOI:
https://doi.org/10.33475/mhjns.v6i1.760Keywords:
Gagal Ginjal Kronis; Dukungan Keluarga; Kepatuhan Pembatasan CairanAbstract
CKD merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, Kepatuhan pembatasan cairan serta dialisis adalah landasan pengobatan gagal ginjal. Pasien yang menjalani hemodialisis mempunyai indikator keberhasilan dalam mengelola cairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis yang mana peran keluarga dapat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kepatuhan pasien sehingga kwalitas hidup juga meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSUD Dr Saiful Anwar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasi dengan metode cross-sectional, melibatkan 64 responden yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan 59,4% pasien yang mendapat dukungan keluarga baik lebih patuh dalam pembatasan cairan, sementara 40,6% pasien kurang patuh. Analisis Rank Spearman mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan pasien (p-value 0,000, koefisien korelasi 0,527). Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga yang baik terbukti meningkatkan kepatuhan pasien CKD yang menjalani hemodialisis terhadap pembatasan cairan dimana pasein dengan tingkat dukungan yang lebih tinggi cenderung patuh terhadap pembatasan cairan. Oleh karena itu rumah sakit dan tenaga kesehatan diharapkan memberikan konseling untuk memperkuat dukungan keluarga terhadap pasien