HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN HARGA DIRI PASIEN SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS (SLE) DI POLI RHEUMATOLOGI

Authors

  • Revi Martalia Suwandani

DOI:

https://doi.org/10.33475/mhjns.v6i1.719

Keywords:

Systemic Lupus Erythematosus; Dukungan Keluarga; Harga Diri.

Abstract

Karena disfungsi sistem kekebalan tubuh, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) adalah penyakit inflamasi kronis yang memengaruhi banyak organ dan sistem dalam tubuh manusia. Pasien mungkin merasa tertekan dan kecewa setelah didiagnosis SLE. Harga diri mereka yang rendah adalah penyebab dari perasaan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara dukungan sosial dan harga diri pada pasien Lupus Eritematosus Sistemik (SLE) di Poli Reumatologi RSUP Dr. Metodologi penelitian yang digunakan adalah studi korelasional cross-sectional. Empat puluh satu responden dipilih sebagai sampel penelitian dengan menggunakan purposive sampling. Mayoritas responden, dengan persentase 70,7%, memiliki harga diri sedang, dan 75,6% di antaranya melaporkan menerima dukungan keluarga yang tinggi. Dukungan keluarga dan harga diri pasien SLE berkorelasi secara signifikan, menurut Analisis Korelasi Somers. Dengan koefisien korelasi sebesar 0,343, masuk ke dalam kelompok keeratan sedang. Korelasi positif antara variabel yang diuji ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,343 yang bertanda positif. Bantuan langsung dari keluarga, rekan kerja, dan sistem pendukung emosional dapat membantu pasien yang sedang menjalani terapi merasa lebih baik tentang dirinya

Downloads

Published

2025-03-20

Issue

Section

Articles