HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG MANAJEMEN NYERI DENGAN PELAKSANAAN ASSESSMENT NYERI PADA PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT LAVALETTE MALANG
DOI:
https://doi.org/10.33475/mhjns.v6i1.226Keywords:
Pengetahuan perawat, Majanemen Nyeri, Assesment nyeriAbstract
Nyeri merupakan indikator sensitif dalam keperawatan. Pengkajian dan manajemen nyeri adalah kunci untuk menentukan kualitas perawatan dan kepuasan pasien. Jika dilakukan dengan benar maka tenaga kesehatan khususnya perawat seharusnya memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang pentingnya pengkajian nyeri sehingga perawat dapat memberikan pelayanan keperawatan dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan pengetahuan perawat tentang manajemen nyeri dengan pelaksanaan assessment nyeri pada pasien.m Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dan analitis. Penelitian yang digunakan adalah survey menggunakan kuesioner dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuisoner dan SPO pelaksanaan assessment nyeri dengan jumlah 112 responden. Hasil analisis uji Somers’D pada output SPSS yang dilakukan memperoleh nilai P value 0.000 di mana nilai tersebut lebih kecil dari nilai P value 0.05. pengetahuan perawat tentang manajemen nyeri dengan pelaksanaan assessment nyeri pada pasien di ruang rawat inap RS Lavalette Malang sebagian besar cukup. Hasil analisis data didapatkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan perawat tentang manajemen nyeri dengan pelaksanaan assessment nyeri pada pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Lavalette Malang. Perlu dilakukan penelitian selanjutnya guna mengetahui pengetahuan perawat tentang manajemen nyeri dengan pelaksanaan assessment nyeri pada pasien dan juga ada fakto-faktor yang mempengaruhi pengetahuan perawat sepeti motivasi, dan kurangnya pelatihan pada perawat